Aku telah menjalani hidup empat kali. Tiga kali mengulang waktu—dan setiap akhir selalu sama: pengorbanan demi Anak Takdir. Namun suatu hari, Anak Takdir yang seharusnya kuselamatkan justru muncul dari dimensi lain. Sejak saat itu, aku tahu satu hal. Negara ini sudah tidak bisa diselamatkan. Untuk mempersiapkan kehancuran, Rublein memilih hidup tenang sambil mengumpulkan dana—dengan satu […]
Komentar